Tips Hunian Ramah Demensia
Panduan praktis per ruangan untuk membuat hunian yang lebih aman bagi Orang Dengan Demensia — mencakup keamanan umum, tata ruang, lantai, pencahayaan, dan kamar mandi.
The Villas Tipe 102 — rancangan hunian ramah demensia
Tips untuk Membuat Rumah Aman bagi Orang Dengan Demensia
Setiap orang pasti menginginkan lingkungan hunian yang ramah agar dapat hidup sehari-hari dengan aman dan nyaman. Bagi warga yang sudah senior, terdapat faktor-faktor tambahan yang perlu diperhatikan. Lebih lagi jika seorang senior sudah mengalami kondisi demensia (Orang Dengan Demensia/ODD), beberapa hal menjadi lebih spesifik, karena selain mulai timbulnya keterbatasan fisik dengan bertambahnya usia, kondisi demensia juga diiringi dengan penurunan daya pikir dan daya ingat.
Baca juga: Rumah Ramah Usia Mapan
Berikut beberapa tips pedoman untuk membuat sebuah rumah ramah bagi warga dengan demensia (ODD).
Terkait Rumah Tangga Secara Umum
- Hindari barang yang berantakan atau berserakan. Secara umum ODD akan terbantu dengan situasi area yang rapi dan tertata.
- Buang atau amankan makanan yang tidak aman atau sudah tidak layak dimakan.
- Amankan benda-benda berbahaya yang mungkin bisa disangka makanan atau minuman, termasuk: cairan pembersih, detergen, semprotan serangga, cat, obat-obatan, dan sejenisnya.
- Amankan peralatan yang berbahaya jika tidak digunakan dengan benar, misalnya pisau, gunting, alat perbaikan rumah tangga (obeng, palu, tangga, dsb.), dengan dikunci dalam lemari atau ruangan yang terkunci.
- Amankan kemampuan ODD untuk menyalakan kompor dan peralatan listrik rumah tangga yang bisa membahayakan jika disalahgunakan, seperti setrika, hair dryer, mesin cuci, dispenser, rice cooker, oven, dan demikian juga dengan kendaraan. Meskipun saat ini tampaknya masih sanggup mengoperasikan suatu hal dengan baik, karena sifat demensia yang progresif, penurunan kemampuan kognitif akan terus terjadi — sehingga suatu saat yang tidak diketahui sebelumnya, ODD mungkin sudah tidak bisa mengoperasikan peralatan tersebut dengan aman.
- Hindari kebisingan lingkungan yang berlebih, seperti: suara orang berbicara keras, televisi atau radio yang terlalu keras, campuran terlalu banyak jenis suara sekaligus, serta suara mesin atau kendaraan.
- Pastikan aneka perabot atau benda berat yang tinggi (misalnya patung, lemari, rak buku) terpasang dengan stabil dan tidak mudah jatuh jika tersenggol atau disandari.
- Siap sedia nomor telepon rumah sakit, layanan ambulan, dan/atau sarana medis terdekat untuk kebutuhan darurat.
- Sediakan kursi di kamar tidur untuk memudahkan duduk saat mengganti baju atau memakai kaos kaki dan alas kaki.
Terkait Tata Ruangan
- Kunci atau amankan pintu dan jendela luar serta pintu pagar agar ODD tidak keluar area rumah tanpa ditemani.
- Atur perabot rumah secara sederhana dan konsisten agar setiap perabot mudah digunakan tanpa perlu digeser atau dipindahkan terlebih dahulu.
- Gunakan kursi yang memiliki lengan agar lebih mudah untuk duduk dan berdiri.
- Perhatikan kemampuan kognitif ODD terkait benda hias rumah tangga, dan amankan jika perlu. Pada kondisi tertentu, ODD bisa membingungkan bunga atau tanaman hias sebagai sayur atau buah untuk dimakan. Benda-benda kecil seperti manik-manik dan kelereng juga bisa dikira permen.
- Sediakan lemari dengan pintu kaca dan isi yang tertata rapi agar dengan mudah melihat dan menemukan barang-barang yang dibutuhkan sehari-hari.
- Pada lemari atau rak, pastikan ketinggian semua barang yang biasa dicari atau dibutuhkan berada pada posisi yang dapat dijangkau tangan, untuk menghindari ODD berusaha menaiki kursi atau ambalan untuk mengambil sesuatu.
- Hindari pemakaian bahan kaca atau cermin pada dinding dan pintu. ODD bisa mengalami kesukaran membedakan jarak atau memahami apa yang dilihatnya — dinding atau pintu kaca menimbulkan risiko ditabrak, dan cermin bisa membuatnya terkejut saat melihat bayangannya sendiri. Jika perlu, gunakan stiker atau hiasan pada kaca dan jendela agar lebih terlihat.
- Jika diperlukan, gunakan warna yang berbeda untuk membantu ODD membedakan satu bidang dengan bidang yang lain, misalnya pintu dengan dinding.
- Jika diperlukan, gunakan tanda atau petanda ruangan untuk membantu ODD mengidentifikasi ruangan, misalnya "Kamar Tidur" atau "Kamar Mandi".
- Pastikan tersedia cara (kunci serep atau alat) untuk membuka pintu kamar dari luar, jikalau ODD terkunci di dalam dan memerlukan bantuan.
- Pastikan setiap tangga (lebih dari 3 anak tangga) dilengkapi pegangan (handrail).
- Pastikan setiap teras tinggi (misalnya balkon) dilengkapi railing untuk mencegah jatuh.
Terkait Lantai
- Gunakan material lantai dengan pola yang sederhana (tidak terlalu banyak corak atau perbedaan warna).
- Perhatikan kondisi lantai dan hilangkan bahaya, termasuk: permukaan tidak rata atau berundak, kondisi licin atau basah, benda yang bisa menyandung, dan perbedaan level tangga dengan warna yang sama.
- Hindari penggunaan keset, permadani, atau penutup lantai lainnya yang mudah terlipat atau tergeser karena menjadi risiko menyandung.
- Jangan ada kabel listrik atau bahan memanjang lainnya di lantai yang membentang ruangan dan bisa menyandung kaki.
Terkait Pencahayaan
- Sediakan pencahayaan yang cukup terang, setara sekitar dua kali lipat yang dibutuhkan mata orang biasa.
- Optimalkan cahaya alami matahari melalui jendela.
- Atur pencahayaan dan penataan ruangan agar cahaya merata dan minim bayangan.
- Sediakan lampu kecil yang menyala di malam hari untuk menerangi jalur dari tempat tidur ke toilet.
Terkait Kamar Mandi
- Gunakan material lantai yang tidak mudah licin, terutama saat basah atau bersabun.
- Gunakan jumlah dan posisi alat pegangan (grab bar) yang memadai sesuai kebutuhan untuk berpegangan dengan aman.
- Pastikan bahwa setelan suhu pada alat pemanas air (water heater) berada pada maksimum 49°C (120°F) agar tidak mengakibatkan luka bakar secara tidak sengaja.
- Pastikan tersedia cara (kunci atau alat) untuk membuka pintu kamar mandi dari luar, jikalau ODD terkunci di dalam dan memerlukan bantuan.
RUKUN Senior Living
Kawasan Darmawan Park
Jl. Babakan Madang No. 99
Sentul Selatan – Bogor 16810
Telp. 021 8795 1525
Facebook: RUKUNSeniorLiving
Instagram: @rukunseniorlivingindonesia
Karena kondisi demensia diiringi dengan penurunan daya pikir dan daya ingat, selain keterbatasan fisik biasa, sehingga diperlukan penyesuaian tambahan seperti mengamankan peralatan berbahaya, meminimalkan kebisingan, dan menyediakan petanda ruangan.
Karena demensia bersifat progresif dan penurunan kognitif akan terus terjadi, sehingga suatu saat ODD mungkin tidak lagi bisa mengoperasikan peralatan dengan aman — bahkan jika saat ini tampaknya masih sanggup.
ODD bisa mengalami kesukaran membedakan jarak atau memahami apa yang dilihatnya, sehingga kaca bisa menyebabkan risiko tertabrak, dan cermin bisa membuatnya terkejut saat melihat bayangannya sendiri.
Setelan suhu water heater sebaiknya berada pada maksimum 49°C (120°F) untuk mencegah luka bakar yang tidak disengaja.
Pencahayaan yang ideal setara sekitar dua kali lipat yang dibutuhkan mata orang biasa, dengan cahaya yang merata dan minim bayangan, serta lampu kecil di malam hari untuk menerangi jalur dari tempat tidur ke toilet.